header
Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Gempa Lombok
Post On 13 August 2018 By smanmtrs

Liputan Smansa _ Pihak Sekolah SMA Negeri 1 Mataram berupaya memulihkan psikologi siswa dengan melakukan trauma healing pasca gempa 7.0 SR 5/8/2018 dan 6.5 SR pada hari kamis kemarin cukup membuat warga Lombok trauma terutama siswa siswi Smansa, kegiatan diisi dengan trauma healing yang dikoordinir langsung oleh Harmoko, S.Pd. M.Pd., Kons. Guru BP/BK SMAN 1 Mataram. Smansa melakukan trauma healing kepada siswa di sekolah pagi tadi, Senin 13/8. Langkah ini dinilai perlu untuk memulihkan kondisi trauma siswa setelah peristiwa gempa yang beruntun awal bulan lalu.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), melalui Sekretaris Daerah Ir. H Rosiady Sayuti, M.Sc, Ph.D mengeluarkan Surat Pemberitahuan Kegiatan Belajar Mengajar Pasca Bencana Gempa Bumi No. 361/2531.UM/Dikbud. Salah satu poin pemberitahuan yaitu memberikan bimbingan psikologis pasca bencana, seperti berdoa, saling berbagi,tolong menolong dan kegiatan lain yang mendukung normalisasi psikologis siswa untuk pemulihan trauma saat kembali ke sekolah pascagempa bumi 7,0 skala richter (SR) dan gempa susulan 6,2 SR. Hal ini bertujuan agar mental dan psikologi siswa pulih dan dapat melanjutkan kegiatan belajar seperti semula. Selain trauma healing oleh Tim BP/BK ada juga kegiatan doa bersama didampingi oleh guru agama masing masing di halaman Smansa, pendataan siswa yang masuk dan terdampak gempa oleh wali kelas serta pengumpulan dana bantuan korban gempa secara spontan oleh OSIS Smansa.,

“Nantinya guru dituntut mampu melakukan berbagai kreativitas dalam Proses Belajar Mengajar (PBM) dengan cara mengajak anak-anak bermain sambil belajar sehingga bisa menghilangkan trauma dari mereka., untuk hari ini kegiatan pemulihan trauma dilakukan di luar ruangan yaitu di lapangan basket Smansa ” kata

Kepala Sekolah SMAN 1 Mataram menutup pembicaraan dengan Tim Humas Smansa yang mewawancarai. Hal yang sama juga diucapkan Bapak Kepala Sekolah SMAN 1 Mataram pada saat diwawancarai oleh Kompas TV.
bangkitlah Smansa, bencana gempa Lombok bisa melukiskan retakan di dinding sekolah kita tapi iya tak kan pernah memberikan retakan pada hati dan semangat orang yang bermental kuat, Smansa “Maju Bersama Hebat Semua” (moernhy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *