header
Rapat Pemantapan Sekolah Rujukan Tahun Ketiga
Post On 27 July 2018 By smanmtrs

SMA Rujukan adalah sekolah yang telah memenuhi Standar Nasional Pendidikan (SNP), mengembangkan ekosistem sekolah yang kondusif sebagai tempat belajar, mengembangkan praktek terbaik dalam peningkatan mutu berkelanjutan, melakukan inovasi dan berprestasi dalam akademik maupun non akademik, serta melaksanakan program kebijakan pendidikan yang layak menjadi sekolah rujukan.
SMA Negeri 1 Mataram sebagai SMA Rujukan merupakan pelaksana program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Pembinaan SMA sebagai pengelola dan pembina program SMA Rujukan secara nasional. Program sekolah rujukan sebetulnya bukan hal baru dalam dunia pendidikan kita. Sekolah rujukan merupakan salah satu upaya pembinaan sekolah secara langsung oleh pemerintah demi percepatan dan perluasan peningkatan mutu pendidikan . Kriteria sekolah rujukan adalah sekolah pelaksana kurikulum 2013 , diutamakan yang merupakan SMA Induk klaster Kurikulum 2013, berakreditasi A , memiliki praktik-praktik baik dan inovasi pendidikan yang layak dijadikan sebagai rujukan bagi SMA lain ,memiliki prestasi akademik/non akademik, mempertimbangkan nilai Ujian Nasional ( UN) dan Indeks Integritas Ujian Nasional ( UN) tahun 2015 serta bersedia memberikan pengimbasan praktik-praktik baik dan inovasi pendidikan yang dimiliki kepada SMA yang lain,
Tahun 2018 adalah tahun ketiga bagi SMA Negeri 1 Mataram sebagai sekolah Rujukan. Sejalan dengan hal tersebut sekolah mengadakan Rapat pemantapan Sekolah Rujukan tahun ketiga di ruang kepala sekolah kamis ( 25/7/2018). Rapat yang diadakan merupakan pencerahan dari kegiatan sekolah rujukan, diantaranya estimasi dana yang dibutuhkan masing-masing tim, penyusunan draf program kerja dalam bentuk pokok-pokok program dan target pencapaian akhir. Selanjutnya program kerja tersebut dijabarkan menjadi program satu tahun pertama atau Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang memuat informasi tentang jenis kegiatan, sasaran, indikator hasil, jadwal, penanggung jawab dan biaya. Dalam pembiayaan kepala sekolah SMAN 1 Mataram Drs H Muh Jauhari, MM menekankan tentang biaya nara sumber atau pemateri kegiatan “Jika nara sumber berasal dari sekolah itu sendiri maka tidak dibayar akan tetapi jika nara sumber diambil dari luar sekolah harus dibayar dan dipotong pajak” ungkap beliau. Kegiatan Konsolidasi juga perlu dilakukan baik secara internal (dengan warga sekolah) maupun eksternal (dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan). Dalam rapat kali ini selain Kepala sekolah sebagai penanggung jawab juga dihadiri oleh Wakasek Kurikulum sebagai Ketua Pelaksana Program, Sekretaris, Bendahara, dan sejumlah guru yang berperan sebagai Koordinator Tim Pengembang Sekolah Rujukan tahun 2018. Berkas sekolah rujukan yang harus dikirim ke pusat diantaranya RPP berbasis keterampilan 4C, data prestasi siswa, soal UAS dalam bentuk soal HOTS untuk kelas X,XI dan XII, video profile sekolah, video pembelajaran dan belajar bersama, serta e-modul .
Diakhir rapat Bapak Kepala Sekolah berpesan kepada semua TIM untuk bersinergi menjalankan program yang nantinya dapat mendorong kegiatan –kegiatan lainnya yang nyata “ Program sekolah rujukan tidak boleh terputus dan semua TIM harus membuat laporan yang disertai foto-foto kegiatan” tutup beliau yang tidak kenal lelah memotivasi guru-gurunya.
Sukses buat Smansa tetaplah semangat menjadi yang terbaik “Maju Bersama Hebat Semua” (moernhy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *