header
SMAN 1 Mataram Tetap Semangat Mengajar dan Belajar Walau Dalam Situasi Gempa
Post On 23 August 2018 By smanmtrs

Liputan Smansa_Peristiwa Gempa yang melanda Nusa Tenggara Barat, terutama di Lombok Utara dan Lombok Timur juga berimbas terhadap kondisi Proses BelajarMengajar (PBM) di Kota Mataram. Seharusnya PBM kembali berjalan normal hari Senin 20/8 tetapi gempa 7.0 SR kembali menyapa bumi Lombok, Minggu Malam 19/8/2018 sehingga keluar Instruksi Lanjutan Bapak Gubernur NTB “Untuk aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian,” ujar TGB disampaikan melalui Kadis Sosial Provinsi NTB Ahsanul Khalik, dalam keterangan tertulis kepada detikcom, Minggu (19/8/2018).
Gempa lanjutan yang cukup besar dari beberapa gempa sebelumnya menyisakan trauma yang mendalam bagi warga Lombok dan Sumbawa karena gempa terakhir 19/8 juga sangat berdampak sampai ke Sumbawa, banyak rumah dan fasilitas pemerintahan yang rusak.
Hari ini 23/8/2018 Proses Belajar Mengajar (PBM) mulai berjalan di SMAN 1 Mataram berdasarkan Instruksi Gubernur Nusa Tenggara Barat melalui Sekretaris Daerah Nomor 361/2601.UM/Dikbud Perihal pemberitahuan kegiatan belajar mengajar pasca bencana gempa bumi, salah satunya yaitu memulai proses belajar mengajar sejak hari ini, kamis 23 Agustus 2018 dan memastikan PBM berjalan dengan baik dengan mempertimbangkan kondisi sekolah sehingga sekolah mengambil langkah mengaktifkan PBM mulai hari ini dengan pertimbangan materi yang disampaikan kepada anak tidak tertinggal jauh terutama siswa kelas XII yang akan menghadapi Ujian Nasional.
“Saya tetap masuk sekolah, takut tertinggal materi pelajaran, tetapi saya tetap waspada karena sewaktu waktu bisa saja gempa ini datang lagi” ujar salah satu siswa.
Agar mereka dapat mengikuti KBM dengan baik, pihak sekolah minta agar para siswa tetap semangat belajar dan datang ke sekolah karena di balik musibah gempa pasti ada hikmahnya. Untuk sementara PBM di Smansa dilaksanakan double shift “Waktu belajar siswa double shift karena beberapa ruangan masih dalam perbaikan” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Mataram Bapak Drs. H Muh. Jauhari, MM
Berdasarkan liputan redaksi Smansa untuk hari pertama masuk tadi kamis,23/7 PBM sudah berjalan normal walaupun belum maksimal karena masih ada beberapa siswa yang belum berani ke sekolah. Bapak ibu guru tetap mengajar ada yang di dalam ruangan tetapi banyak yang mengajar di luar ruangan “Asalkan materi tetap jalan” ungkap bu Try Rohmi Hayati, S.Pd. “Siswa masih ada yang belum berani masuk sekolah tetapi kita memakluminya” kata bu Try menambahkan.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan cobaan ini agar kita lebih dekat kepadaNya . Amin (23/8/2018)
Smansa “Maju Bersama Hebat Semua” (moernhy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *